Sabtu, 14 Mei 2016





            SAMBUTAN
 
BUPATI BERAU

Pada Acara :
Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW
Tahun 1437 H/2016 M
Di Masjid Muhajirin Sambaliung
Tanggal 15 Mei 2016

Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Mengawali sambutan ini, saya mengajak hadirin sekalian untuk memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas rahmat dan karunia-Nya, pada malam yang khidmat ini kita dapat bersilaturahmi kembali  dalam rangka kita bersama – sama menghadiri peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW, Tahun 1437 Hijriyah di Muhajirin Kecamatan Sambaliung.  
Shalawat dan salam, semoga tercurah kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW, beserta keluarga, para sahabat,  dan para pengikut Rasulullah dan InsyaAllah termasuk  kita semua hingga akhir zaman.
Hadirin yang saya muliakan,
          Di dalam peringatan Isra dan Mi’Raj Nabi Besar Kita Muhammad SAW kali ini, tentunya kita dapat memetik pelajaran dan hikmah dari peristiwa yang sangat bersejarah dan yang sarat makna serta nilai-nilai illahiah dan ilmiah.
          Dengan semangat seperti inilah kita tentunya serta merta telah menteladani beliau, dan dari upaya kita menteladani Nabi Besar kita Muhammad SAW tentunya kita senantiasa mendapat pencerahan, pencerdasan,  dan pemahaman  makna peristiwa Isra Mi'raj dari berbagai sudut pandang perspektif. Jika kita kaitkan dengan sudut pandang perspektif ilmiah Pemahaman peristiwa IsraMi'raj memang terus berkembang seiring dengan perkembangan jaman, yang ditandai oleh temuan-temuan baru yang makin sejalan dengan apa yang tertuang dalam Al-Qur'an. Hikmah yang makin menegaskan bahwa Al Qur'an berisi tuntunan ajaran agama yang bersifat rasional. Ajaran yang mengajak umatnya untuk mengedepankan akal dan kecerdasan berpikir secara seimbang, dengan penerapan nilai-nilai universal ajaran illahi.
          Sejak berabad-abad silam, penelitian dan pengkajian peristiwa Isra Mi'raj telah dilakukan oleh para ilmuwan dan agamawan. Mereka terus melakukan riset mendalam, baik dalam perspektif keagamaan maupun sains dan teknologi. Isra Mi'raj  merupakan  peristiwa besar yang terus mendorong ke arah pemahaman ciptaan Allah secara lebih akurat dari waktu ke waktu, dari zaman ke zaman.
Saudara saudara sekalian yang berbahagian,
          Hikmah peringatan Isra Mi'raj, disamping memperteguh keimanan dan ketakwaan umat Islam, juga membangkitkan semangat keilmuan dan pengetahuan umat dalam menguak misteri dan potensi alam semesta, ciptaan Allah SWT. Keberimbangan antara kedalaman iman dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi akan menghadirkan harapan terus berkembangnya kehidupan dunia yang maju dan bermartabat.  Keseimbangan yang memberi harapan bagi terwujudnya kehidupan yang sejahtera dan berkeadilan, dalam cahaya kebesaran dan rahmat Allah SWT.
          Dalam kaitan itulah, peringatan Isra Mi'raj yang kita selenggarakan setiap tanggal 27 Rajab, selain untuk menyemarakkan syi'ar Islam, juga untuk memperkokoh keyakinan iman kita kepada Allah SWT.
Dalam peringatan ini, kita mengingat kembali perjalanan malam Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di kota Mekkah ke Masjidil Aqso di Palestina, lalu naik ke  derajat yang paling tinggi di Sidratul Muntaha. Perjalanan yang harus diyakini dengan keyakinan iman, serta didekati dengan pendekatan illahiah dan ilmiah.
          Isra Mi'raj memberi pelajaran yang mendalam kepada kita, bahwa Allah SWT akan senantiasa hadir menyemangati siapapun yang sungguh-sungguh berjuang di jalan-Nya,dengan ketulusan dan kesabaran.
Allah SWT meng-Isra-Mi'raj-kan Nabi Muhammad SAW disaat beliau dalam kegundahan karena mengalami ujian berat,  dengan wafatnya Siti Khadijah, isteri beliau, dan Abu Thalib, paman beliau, yang gigih menjadi pendamping dan pelindung setianya dalam perjuangan mengemban tugas kerasulannya, khususnya dalam menghadapi kerasnya tantangan dari kaum kafir quraisy. Dengan demikian,  Isra Mi'raj memberi pelajaran penting bahwa Allah SWT akan senantiasa hadir memperteguh keyakinan dan semangat juang bagi siapapun, yang bekerja keras dan berjuang di jalan Allah SWT.
Hadirin dan Hadirat sekalian yang saya muliakan,
Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW tahun ini, kita peringati di saat Daerah kita menghadapi moment penting bagi kami selaku Kepala Daerah dan Juga Wakil Kepala Daerah, dimana pada hari ini adalah merupakan ke 97 hari masa kepemimpinan kami, dimana di dalam masa – masa ini juga Saya bersama Bapak Wakil Bupati tengah menghadapi begitu banyak problematika yang ada di daerah ini, dan hal ini menjadi sebuah konsekwensi untuk menjadi Pekerjaan Rumah bagi kami agar kembali menata menjadi lebih baik lagi, dan alhhamdulillah satu demi satu Pekerjaan Rumah tersebut bisa kita realisasikan dengan dukungan segenap pihak masyarakat yang ada di daerah ini, kami senantiasa merasa terbantu, dan hal ini adalah merupakan komitmen kita bersama untuk menjadi kan Kabupaten Berau sebagai daerah yang baik, Rakyatnya Adil makmur serta pembangunan yang merata sesuai dengan cita cita kita sekalian.
Insya Allah dimasa – masa yang akan datang kita akan terus menata Pembangunan Daerah yang kita cintai ini dengan dimulai dari pinggiran, kami atas nama Pemerintah Daerah tentunya dengan segenap tenaga dan pikiran yang ada terus berupaya untuk membawa konsep yang kami giring agar menjadikan Pembangunan yang Pro Rakyat senantiasa terwujud Bersama.
          Dan bersamaan dengan moment yang berbahagia Kali ini, Melalui Peringatan Isra dan Mi’raj Nabi Besar kita Muhammad SAW, tentunya serta merta menjadi penyemangat bagi kami untuk senantiasa bekerja, bekerja, bekerja dengan semangat keteladanan beliau sebagaimana kita pada hari ini bisa menikmati indahnya Islam, Indahnya hidup dan Berkehidupan.
Oleh karena itu mari kita jadikan amanah keteladanan beliau yang dapat kita rasakan kali ini, untuk menjadi renungan kita agar semua bekerja dan bersama sama membangun daerah yang kita cintai ini, rapatkan barisan, satukan kebersamaan, hilangkan fitnah serta isu – isu yang pada akhirnya akan memecah belah kita semua.
Saudara-saudara Kaum Muslimin dan Muslimat yang di rahmati oleh Allah SWT,
Hadirin dan Hadirat yang saya muliakan,
          Mengakhiri sambutan ini, saya mengajak kepada umat Islam yang ada di daerah ini untuk senantiasa memperteguh keyakinan dan semangat kita untuk melanjutkan pembangunan ke arah yang lebih maju. Mari kita bangun daerah kita dengan kebersihan jiwa dan kesucian nurani, sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah SAW agar kita senantiasa menjadi bangsa yang maju dan sejahtera.
          Sesungguhnya masa depan kita sekalian adalah berada di tangan kita semua.  Mari kita berupaya dan bekerja keras untuk mewujudkan Daerah yang makin maju, makin adil, dan makin sejahtera. Ingatlah, Tuhan tidak akan mengubah nasib dan masa depan kita sekalian, kecuali kita sendiri yang mengubahnya, tentu dengan izin dan pertolongan Allah SWT.
Sekalilagi, marikita bangun tatanan masyarakat berilmu sebagai ciri dari bangsa yang berdaya saing tinggi yang mampu membawa kemajuan dan meningkatkan kesejahteraan menuju masyarakat Baldatun Thayyibatun Warabbun Ghafur.
          Semoga Allah SWT mengabulkan niat baik dan cita-cita mulia ini,  dengan  bimbingan, petunjuk dan perlindungan-Nya kepada kita sekalian, dalam membangun hari esok yang lebih cerah dan gemilang.
 Sekian dan terima kasih, 
Wassalaamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh

Bupati Berau,

H. Muharram, S.Pd, MM




Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

0 komentar:

Posting Komentar